Kamis, 01 Juni 2017

BUSYEET... Polisi Senior ini Cari Nafkah Tambahan Dari Usaha Odong-odong


Mendengar kata Polisi, yang teringat di benak adalah tentang tugasnya menjaga ketertiban serta keamanan di masyarakat. Sosok Polisi dianggap sebagai pribadi yang kuat, tegas dan kuat.
Biasanya, Polisi bertugas mengenakan seragam lengkap dengan atributnya yang membuatnya semakin berwibawa.

Polisi Ini Tak Malu Cari Nafkah Tambahan dari Usaha Odong Odong


Namun, sosok polisi yang satu ini menarik perhatian masyarakat.
Dia adalah Brigadir Zulkarnain (31), pria yang menjadi anggota polisi sejak tahun 2006, bertugas pada SPK Polres Bangka Selatan.
Saat tak bertugas, Zul panggilan akrabnya menggeluti usahanya yang tak biasa yakni usaha odong odong.
Ketika melewati Jalan Jenderal Sudirman, depan Gedung Nasional, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan akan terdengar suara lagu anak-anak keluar dari pengeras suara dari odong odong.
Permainan odong odong ini milik Zul.
Riuh rendah suara anak-anak menambah meriah odong odong yang berputar-putar

Bapak dua orang anak ini tak malu menggunakan sepeda motor menarik odong odong menuju lokasi tempatnya mangkal di depan Gedung Nasional, Toboali untuk mencari tambahan rezeki.
Menurut Zul, usaha yang ia geluti ini baru satu bulan digelutinya.
Modalnya sekitar Rp 19 juta.
Begitulah cara Zul mencari penghasilan tambahan dari jalan yang halal.
Usahanya tersebut buka pada sore hari, lalu tutup saat tiba waktu berbuka puasa dan kembali buka setelah dirinya selesai salat tarawih.
"Mulainya baru, sekitar sebulan lebih sejak sebelum bulan puasa, bukanya sore. Habis salat Asar ketika tiba waktu berbuka tutup sebentar, lalu kembali buka setelah salat tarawih," kata Zulkarnain kepada bangkapos.com, Kamis (1/6/2017).
Menurut pria kelahiran Prabumulih, Sumatera Selatan ini, hanya dengan membayar uang Rp 10 ribu, anak-anak sudah bisa menikmati permainan odong odong sepuasnya.
"Ya motivasi saya untuk usaha ini karena melihat hiburan permainan anak yang kurang di Toboali, sehingga muncul ide ini. Lalu saya sempat melihat di internet untuk mengetahui berapa harga membuatnya. Ada teman di Jakarta saya hubungi untuk mencarinya, Alhamdulillah ketemu," ungkap pria yang memiliki ijazah sarjana ilmu pemerintahan ini.
Ketika disinggung apakah tidak malu sebagai anggota polisi mau bergelut di usaha odong odong di pinggiran jalan.
Zul menganggap usaha odong odong adalah perkerjaan halal sehingga tidak perlu ragu dan malu untuk menggelutinya.
"Kenapa malu ini pekerjaan halal tidak merugikan siapapun. Saya juga ingin menambah penghasilan dari usaha ini, ya Alhamdulilah dalam sehari bisa dapat Rp 70 ribu. Cukuplah untuk kebutuhan sehari-hari, beli susu anak dan popok," ujar pria yang terlihat sering berpakaian agamis ini.

Lebih jauh Zul mengatakan ia menyadari usaha yang digeluti tidak akan membuatnya kaya.
Namun ia menyakini dengan usaha ini bisa membantu dan menambah penghasilannya sehari-harinya.
"Ya saya menyadari usaha seperti ini tidak akan membuat kaya, namun setidaknya bisa menambah penghasilan. Lalu saya katakan sebagai anggota Polisi juga jangan malu melakukan usaha ataupun usaha yang halal lainya. Karena kita Polisi bukan hanya mengatasi masalah hukum, tetapi kehidupan sosial juga harus diperhatikan," kata Zul yang merupakan anak paling bungsu dari delapan bersaudara itu.
Odong odong milik Zul hanya memiliki panjang tiga meter dan lebar satu meter, bentuknya melingkar dengan tempat dudukan terbuat dari besi.
Lalu di atasnya terdapat lintasan tempat mobil serta binatang tiruan dengan berbagai hiasan lampu serta warna, lalu ia berputar secara berulang kali menghibur anak anak yang naik di atasnya.
Kehadiran Zul dengan odong odong miliknya disambut hangat masyarakat.
Selain, tempat hiburan yang masih kurang, anak-anak senang bila diajak menikmati odong odong dengan beragam lagu.
Sosok polisi Zul tentunya memberikan kebanggaan.
Pilihan hidup ini ditempuh Zul bukan untuk mencari sensasi.
Dia memahami, rezeki yang diperoleh dengan cara yang baik-baik, maka akan menghasilkan segala sesuatu yang baik-baik pula.

Begitulah harapan Zul terhadap istri dan anak-anaknya, agar mendapat keberkahan hidup dari nafkah yang diberikannya.
Semoga tindakan baik yang dilakukan Brigadir Zulkarnain ini memberikan manfaat bagi banyak orang.

Sumber: tribunnews.com

Baca Juga

Related Posts

BUSYEET... Polisi Senior ini Cari Nafkah Tambahan Dari Usaha Odong-odong
4/ 5
Oleh