Minggu, 25 Juni 2017

MENAKJUBKAN... Strategi Rossi Berbuah Kemenangan

Belanda 2017 di Sirkuit Assen, Minggu (25/6/2017), menjadi momen yang spesial bagi Valentino Rossi. Pembalap Movitar Yamaha itu sukses meraih podium juara. Ini adalah kemenangan perdana Rossi di musim 2017.



Tren buruk Rossi akhirnya terhenti di MotoGP Belanda. Sebelumnya, ia sempat melewati empat balapan beruntun tanpa meraih podium. Beruntung, tren buruk itu terhenti dengan meraih podium juara di Assen.
Saat balapan baru dimulai, Johann Zarco yang merebut pole position langsung memimpin. Kecepatan bagusnya membuat Zarco unggul 0,7 detik atas dua pembalap di belakangnya, yakni Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Zarco terus memimpin balapan dengan mendapatkan tekanan dari kedua pembalap tersebut. Beberapa kali Marquez dan Rossi mencoba menyalip, tapi pembalap asal Prancis itu mampu mengatasinya.

Drama pun terjadi pada lap ke-12. Itu setelah Rossi sukses menyalip Zarco di tikungan pertama. Zarco mencoba untuk meresponnya di tikungan ketiga. Tapi ia menyentuh ban belakang Rossi dan memilih untuk menurunkan kecepatan hingga kembali ke posisi ketiga.

Satu lap kemudian, rekan setim Rossi, Maverick Vinales yang mendapatkan kesialan. Ia harus mencium aspal, bahkan nyaris tertabrak Andrea Dovizioso karena Vinales terjatuh di tengah lintasan. Beruntung Dovizioso bisa menghindarinya.

Memasuki lap ke-17 MotoGP Belanda, The Doctor mulai nyaman memimpin balapan. Pembalap yang menempelnya bukan lagi Marquez, tapi Danilo Petrucci. Pembalap Pramac Racing itu menyalip Marquez pada lap ke-16 di tikungn kelima.
Cuaca Buruk

Tersisa delapan lap, pengawas balapan mulai mengibarkan bendera putih. Itu karena cuaca mulai mulai mendung dan kemungkinan besar akan turun hujan. Seluruh tim pun sudah menyiapkan motor pengganti jika pembalap mereka memutuskan untuk masuk pit.

Pembalap pertama yang memutuskan untuk mengganti motornya saat balapan tersisa tujuh putaran. Pada putaran yang sama, Dovizioso membuat kejutan dengan menyalip Petrucci. Terlihat jelas bahwa Rossi mendapatkan tekanan besar dari dua pembalap dengan motor Ducati tersebut.

Kondisi balapan semakin menarik karena Petrucci kembali menyalip Dovizioso. Bahkan, Petrucci nyaris mengasapi Rossi. Tak hanya mereka bertiga yang bersaing, Marquez juga siap mengambil keuntungan karena berada di urutan keempat dengan jarak yang tipis.

Di lima putaran terakhir, Rossi akhirnya benar-benar diasapi Petrucci. Hebatnya, Rossi kembali mengambil alih balapan satu lap kemudian. Tapi ia juga tak bisa memimpin balapan dengan nyaman karena Petrucci berada begitu dekat.

Pada akhirnya, Rossi mampu mempertahankan posisi tersebut hingga akhir balapan. Ia hanya unggul 0,063 detik atas Petrucci dan 5,201 detik atas Marquez. Sementara itu, Cal Crutchlow membuat kejutan dengan finis di posisi keempat.

Baca Juga

Related Posts

MENAKJUBKAN... Strategi Rossi Berbuah Kemenangan
4/ 5
Oleh